Ya, karena tidak
ada kebahagiaan sejati di dunia ini. Di dunia ini tidak ada kesenangan yang
abadi. Yang namanya
hidup di dunia itu pasti pernah merasakan sedih, senang, susah, bahagia. Semuanya silih berganti menghampiri kita dalam kehidupan kita.
Kita harus
menyadari betul akan hal ini dan kita tanamkan pemahaman dan kesadaran ini
kepada orang lain di sekitar kita terutama orang-orang yang dekat dengan kita,
seperti orang tua kita, saudara-saudara kita, istri atau suami kita, anak-anak
kita, cucu-cucu kita.
Mengapa? Karena
jika tidak ditanamkan kesadaran dan pemahaman ini maka bisa jadi orang-orang
di sekitar kita atau bahkan kita inginnya bahagia dan senang terus, tidak siap
menghadapi kesedihan dan kesusahan. Padahal kesedihan kesusahan adalah
kenyataan-kenyaataan yang benar-benar akan dilalui oleh setiap orang, bahkan
setiap makhluk yang hidup di dunia ini.
Kita akan
kerepotan jika kita dan orang-orang di sekitar kita tidak menyadari dan
memahami akan hal ini. Orang yang tidak memahami hal ini inginnya hanya
senangnya saja, inginnya hanya bahagianya saja sehingga tidak mau bekerja
keras, tidak mau berusaha.
Semoga Allah
memampukan kita untuk bersyukur dan bersabar dalam menjalani hidup ini. Aamiin.
Comments
Post a Comment